Analisa Fundamental Forex dan Indikatornya

Home - Analisa Fundamental Forex dan Indikatornya
  • Category:
    Berita
  • Tag:
    analisa fundamental forex
31 Jul 2020 130

Analisa Fundamental Forex dan Indikatornya

Dalam dunia forex trading, proses analisis sangatlah penting. Kemampuan ini dibutuhkan untuk memprediksi kondisi pasar yang nantinya akan membantu Anda menentukan keputusan-keputusan saat transaksi penting. Salah satu metode analisis yang sering digunakan untuk belajar trading forex adalah analisa fundamental forex. Berikut ulasan lebih lengkap tentang analisa fundamental forex.

 

Analisa Fundamental Forex

Analisa fundamental forex ini pada dasarnya adalah metode analisis non-teknis yang mengacu pada sumber informasi yang berpengaruh tidak langsung pada pergerakan harga mata uang di pasar forex seperti kondisi ekonomi atau sosial-politik suatu negara. Berbeda dengan metode yang diterapkan pada analisa teknikal yang mengambil informasi dari grafik harga, analisa fundamental forex menitikberatkan pada faktor-faktor ekonomi. 

Analisa fundamental forex ini juga lebih sering dipakai untuk analisa jangka panjang karena butuh waktu yang panjang untuk memahami dinamika pasar. Seorang trader butuh waktu untuk menghimpun beberapa indikator analisa fundamental yang diperlukan untuk menganalisa pasar. Analisa jangka panjang juga dinilai lebih aman karena informasi yang didapatkan jauh lebih lengkap dan cenderung membentuk pola sebab-akibat yang lebih mudah terbaca.

 

Poin Penting Analisa Fundamental

Sebelum menerapkan analisa fundamental forex, ada dua poin penting yang harus Anda pahami terlebih dahulu, yaitu fundamental dasar (basic fundamental) dan fundamental besar (major fundamental).

 

  1. Fundamental Dasar

Fundamental dasar ini merujuk pada kondisi ekonomi di suatu negara secara umum. Informasi ini dapat Anda peroleh dari berita yang terus-menerus dipublikasikan secara berkala. Kondisi ini dapat menggerakan pasar walaupun sifatnya hanya sementara karena kondisi yang sedang terjadi cenderung memiliki dampak jangka pendek pula (singkat).

Pasar forex cenderung jadi lebih tenang (harga mata uang flat dan minim transaksi trading) saat ada berita-berita yang cukup menggemparkan, seperti pandemi COVID-19 ini misalnya. Penyebaran virus yang begitu masif di awal membuat aktivitas ekonomi negara lumpuh dan menyebabkan uang tidak beredar dengan lancar. Hal ini kemudian mempengaruhi pasar forex yang berujung pada tidak adanya perubahan yang signifikan pada harga mata uang dan membuat pasar jadi lebih tenang itu tadi.

Ini berarti, fundamental dasar ini merujuk pada situasi yang tidak terduga. Tidak pernah diprediksi sebelumnya, seperti bencana alam dan kondisi pandemi seperti yang kita hadapi saat ini. Untuk itu bagi trader pemula sangat disarankan untuk memfokuskan diri pada berita dari Amerika Serikat, khususnya terkait informasi indeks konsumen, inflasi, dan juga tingkat pengangguran. Hal-hal tersebut mempengaruhi nilai mata uang USD yang memiliki peran besar dalam perdagangan secara global.

 

  1. Fundamental Besar

Fundamental besar dalam analisa fundamental forex ini merujuk pada kejadian besar dan tidak terencana. Sedikit mirip dengan kondisi fundamental dasar tadi, namun yang membedakan adalah kondisi fundamental besar ini memiliki pengaruh signifikan pada pergerakan harga yang tidak terduga di pasar forex, baik harga mata uang akan meningkat tajam atau turun tajam. Untuk mendapat informasi terkait kondisi fundamental besar ini cenderung lebih sulit.

Contohnya adalah subprime mortgage atau kredit perumahan di Amerika Serikat. Informasi ini jelas lebih sulit didapatkan oleh seorang trader Indonesia. Itu sebabnya, trader yang terbatas untuk mengakses informasi fundamental besar akan memilih untuk berpatokan pada informasi fundamental dasar saja. Tetapi jika Anda ternyata bisa mengakses informasi fundamental besar, maka sebaiknya dioptimalkan.

 

Faktor-faktor Analisa Fundamental

Untuk melakukan analisa fundamental forex Anda harus mengacu pada faktor-faktor yang akan dipaparkan di bawah ini. Dengan menganalisa faktor-faktor ini sebagai langkah awal, Anda dapat mendeteksi kekuatan pasar dengan lebih akurat. Berikut faktor-faktor tersebut.

 

  1. Faktor Ekonomi

Kondisi kekuatan ekonomi suatu negara ini dapat Anda lihat dari laporan data ekonomi yang rutin diterbitkan oleh badan keuangan dari negara tersebut. Kondisi ekonomi ini akan mempengaruhi negara tersebut dalam mengambil suatu kebijakan. Kebijakan inilah yang akan berpengaruh pada menguat atau melemahnya mata uang. Laporan inilah yang bisa Anda andalkan saat trading.

 

  1. Faktor Sosial dan Politik

Walau pengaruhnya tidak begitu signifikan, nyatanya faktor sosial-politik ini masih harus diperhatikan oleh para trader. Gejolak atau masalah-masalah sosial-politik pada momentum tertentu dapat mempengaruhi pergerakan harga mata uang, contohnya adalah gejolak politik di Indonesia pada tahun 1998 yang menyebabkan fluktuasi nilai tukar menjadi sangat tinggi.

 

  1. Faktor Eksternal

Selain kedua faktor di atas, faktor eksternal juga memberikan pengaruh terhadap metode analisa fundamental forex ini. Faktor ini merujuk ke isu lingkungan, kesehatan, dan faktor lain selain faktor ekonomi dan sosial-politik. Contohnya adalah pandemi COVID-19 yang saat ini sedang terjadi menyebabkan perekonomian di berbagai negara menjadi lemah.

Baca juga: Strategi Trading Forex: Analisa Fundamental dan Teknikal

 

Indikator Analisa Fundamental

Selain memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi analisa fundamental forex, Anda juga harus memperhatikan indikator saat melakukan analisa fundamental forex, khususnya indikator data ekonomi yang punya pengaruh terhadap menguat dan melemahnya mata  uang di bawah ini.

 

  1. Tingkat Suku Bunga

Tingkat suku bunga atau interest rate ini merupakan perubahan besar level suku bunga simpanan antar bank. Tingkat suku bunga dan tingkat inflasi ini mampu mempengaruhi kondisi pasar forex. Saat inflasi meningkat, maka bank sentral negara tersebut harus meningkatkan suku bunga demi menekan laju konsumsi yang terjadi. Alhasil uang yang beredar jadi lebih sedikit karena publik cenderung menahan uangnya di bank.

Dengan uang yang beredar jadi lebih sedikit, maka nilai mata uang perlahan akan meningkat. Inilah tujuan bank sentral meningkatkan suku bunga, yaitu untuk memperkuat nilai mata uang negara tersebut.

 

  1. Gross Domestic Product

Gross Domestic Product (GDP), atau yang sering Anda kenal dengan total pendapatan negara, adalah data ekonomi yang punya peran penting untuk mengidentifikasi nilai total produksi yang dihasilkan oleh negara, baik produksi yang berlangsung secara individu, perusahaan lokal, maupun perusahaan asing. GDP dapat dilihat dari tingkat investasi negara, belanja negara, konsumsi, serta total bersih ekspor yang dilakukan.

 

  1. Indeks Biaya Hidup

Indikator ini mengukur biaya hidup serta rata-rata tingkat pergeseran harga dari konsumen untuk produk jasa atau produk barang tertentu. Data Indeks Biaya Hidup ini penting agar negara dapat mengetahui tingkat inflasi yang nantinya berpengaruh pada besaran obligasi serta tingkat suku bunga. Ketika indeks ini meningkat, maka inflasi juga meningkat. Hal ini akhirnya membuat negara harus menekan turun tingkat obligasi lalu meningkatkan suku bunga seperti yang dijelaskan di atas.

 

  1. Non-farm Payroll

Non-farm payroll ini merujuk pada data ekonomi Amerika Serikat, yaitu data gaji karyawan atau pekerja yang tidak bekerja di sektor pertanian yang kemudian dianggap sebagai penyumbang GDP. Jika gaji di luar sektor pertanian ini terus naik, maka mata uang akan menguat.

 

  1. Tingkat Pengangguran

Indikator ini menunjukkan seberapa banyak data pencari pekerjaan yang masih menganggur. Tingkat pengangguran pada suatu negara jadi indikasi sehat tidaknya kondisi ekonomi negara tersebut. Saat tingkat pengangguran meningkat, berarti tingkat pertumbuhan ekonomi negara tersebut lambat dan berdampak pada mata uang melemah. Sebaliknya, saat pengangguran menurun, pertumbuhan ekonomi meningkat sehingga mata uang jadi menguat.

 

  1. Indeks Kepercayaan Konsumen

Indikator analisa fundamental forex yang terakhir adalah indeks kepercayaan konsumen. Data yang menunjukkan seberapa yakin konsumen terhadap kondisi perekonomian negara, juga tingkat sehatnya kondisi keuangan negara. Saat kepercayaan konsumen meningkat, mata uang juga akan menguat.

Dengan mengetahui poin penting, faktor, serta indikator pada analisa fundamental forex, berarti Anda sudah siap memulai proses analisa secara keseluruhan kondisi pasar forex sebelum trading. Lengkapi indikator yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil analisa yang lebih optimal.

RELATED POST

19 Sept 2020 150 dibaca
Sebelum Anda benar-benar terjun ke dunia trading forex dan menggunakan uang Anda di pasar keuangan y...
19 Sept 2020 121 dibaca
Online trading semakin dikenal dan juga diminati sebagai salah satu cara investasi untuk mendapatkan...
17 Sept 2020 116 dibaca
Pasar forex, atau foreign exchange, adalah salah satu pasar finansial terbesar di seluruh dunia yang...

RECENT POST

GREENBACK MELEMAH...

19 Nov 2020

MATA UANG AUSTRALIA KEMBALI TERTEKAN...

18 Nov 2020

AUSSIE MENGUAT VS DOLLAR AS...

17 Nov 2020

Announcement 09 November 2020 - 2FA Pada Portal GI...

09 Nov 2020

Nilai Tukar Dolar AS Terhadap Hasil Pemilu Preside...

03 Nov 2020

Update terus berita, promo, penawaran dari GICTrade