Aussie Merosot Pasca Data Tenaga Kerja & Pernyataan RBA

Home - Aussie Merosot Pasca Data Tenaga Kerja & Pernyataan RBA
  • Category:
    Berita Market
  • Tag:
    Aussie Merosot Pasca Data Tenaga Kerja & Pernyataan RBA
15 Oct 2020 64

Aussie Merosot Pasca Data Tenaga Kerja & Pernyataan RBA

Data lapangan kerja Australia turun sebesar -29,5k jauh dibandingkan rilis pada bulan sebelumnya. Namun disisi lain tingkat pengangguran mengalami kenaikan tipis dari bulan sebelumnya dan berada di bawah prediksi ekonom. 

Dalam rincian lebih jauh, penurunan lapangan kerja paling signifikan terjadi pada kategori part-time employment. Pekerjaan paruh waktu di Australia tercatat merosot dari 74.8k ke 9.4k di bulan September. Sementara itu, kategori full-time employment juga turun dari merosot 36.2k menjadi 20.1k. Dalam rilis terpisah, data tingkat pengangguran dilaporkan naik dari 6.8 persen menjadi 6.9 persen di bulan September. Angka ini masih lebih baik daripada ekspektasi ekonom yang memprediksi pertumbuhan tingkat pengangguran menjadi 7.1 persen. Secara keseluruhan, rilis data tenaga kerja Australia pagi ini cenderung buruk, mengindikasikan pemulihan ekonomi yang mulai tersendat pada akhir kuartal ketiga

Data ekonomi yang akan d rilis  Kamis 15 Oktober 2020 :

  1. Hari ini jam 07:30 WIB Badan Pusat Statistik Nasional Australia akan merilis data penting dari sektor tenaga kerja di Australia untuk bulan September, menurunnya jumlah tenaga kerja di Australia dan bertambahnya angka pengangguran berpotensi menekan AUDUSD. ( Data dirilis lebih baik dari perkiraan).
  2. AUDUSD berpotensi melanjutkan penurunan bila data indeks harga konsumen dan produsen di China dilaporkan lebih rendah dari perkiraan yang artinya terjadi penurunan aktivitas ekonomi di China yang menjadi mitra dagang terbesar Australia.
  3. Pada Jam 15:30 WIB BOE akan memberikan gambaran kondisi pinjaman untuk sektor rumah tangga, usaha kecil dan perusahaan non-keuangan. Bila BOE melaporkan terjadi nya penuruan pinjaman, Ini artinya tingkat keyakinan menurun terhadap perkonomian sehingga GBPUSD berpotensi melemah.
  4. Pada Malam hari jam 19:30 WIB  Automatic Data Processing (ADP ) akan merilis data perubahan jumlah pekerja di luar sektor pertanian di Kanada. Bila data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan maka USDCAD berpotensi naik, karena dolar Kanada yang melemah.
  5. Di waktu yang sama harga emas akan mendapatkan pergerakan dari data - data penting AS seperti data aktivitas manufaktur di kawasan Philadelphia untuk bulan Oktober dan data klaim tunjangan pengangguaran mingguan AS, bila kedua data diriis tidak bagus  maka harga emas berpeluang naik karena pelemahan dollar AS., begitupun sebaliknya jika dirilis bagus untuk Dollar AS, maka harga Emas akan melanjutkan penurunannya.
  6. Selanjutnya jam 22:00 WIB, Energy Information Administration (EIA) AS, akan melaporkan cadangan minyak mingguannya. Bila data ini menunjukkan peningkatan dalam cadangan minyak AS maka harga minyak berpeluang melemah, begitupun sebaliknya.

 

Daily Pick

Responsive image

Prediksi hari ini ada di pair AU (AUDUSD) di perkirakan akan melanjutkan penurunan nya, dan OP yg disarankan adalah SELL di level 0,71200. Dengan target profit 10 - 20 point dan stop loss di 5-10 point.

SELL di level 0,71200

TP 1 = 0,71100 (10 Point)
TP 2 = 0,71000 (20 Point)
SL 1 = 0,71250 (5 point)
SL 2 = 0,71300 (10 Point)

Tetap utamakan Money Management dan Risk Management.


GICTrade Event

Responsive image

RELATED POST

23 Oct 2020 61 dibaca
Harga minyak berusaha melanjutkan  kenaikan yang pernah dibuat , setelah Presiden Rusia Vladimi...
22 Oct 2020 59 dibaca
Dolar AS menguat diawal perdagangan Kamis (22/10), mengembalikan kerugian dari hari sebelumnya di te...
21 Oct 2020 102 dibaca
Greenback anjlok pasca sinyal positif dari pembicaraan rencana program stimulus Amerika guna menangg...

RECENT POST

Pernyataan Presiden Rusia Mendongkrak Harga Minyak...

23 Oct 2020

Greenback Kembali Unjuk Gigi...

22 Oct 2020

Stimulus AS Akhirnya Akan Meluncur...

21 Oct 2020

Emas Hitam Menurun Imbas Keraguan Stimulus AS...

20 Oct 2020

GBP Anjlok Pasca Pernyataan Boris Johnson...

19 Oct 2020

Update terus berita, promo, penawaran dari GICTrade