Laporan Analisis Pasar Forex
Tanggal: 26 Februari 2025, 13:00 WIB
1. Kejadian/Berita Berdampak Tinggi dalam 24 Jam Terakhir
-
Penurunan Kepercayaan Konsumen AS: Indeks kepercayaan konsumen AS turun 7 poin menjadi 98,3, penurunan terbesar sejak Agustus 2021. Hal ini memicu kekhawatiran tentang prospek ekonomi AS dan menyebabkan pelemahan dolar AS sebesar 0,39%, sementara euro menguat 0,37% terhadap dolar.
-
Pemotongan Suku Bunga oleh Bank of Korea: Bank of Korea menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,75% dan merevisi proyeksi pertumbuhan PDB tahun ini dari 1,9% menjadi 1,5%. Langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah melemahnya ekspor dan sentimen konsumen.
-
Kekhawatiran Tarif AS: Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa tarif impor terhadap Kanada dan Meksiko akan diberlakukan sesuai jadwal minggu depan. Pernyataan ini meningkatkan kekhawatiran pasar terkait inflasi dan pertumbuhan ekonomi global.
2. Contoh Historis dari Kejadian Serupa
-
Penurunan Kepercayaan Konsumen AS: Pada Agustus 2021, penurunan signifikan dalam indeks kepercayaan konsumen AS menyebabkan pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, dengan EUR/USD naik sekitar 0,5% dalam beberapa hari setelah rilis data.
-
Pemotongan Suku Bunga oleh Bank Sentral: Pada Oktober 2019, Bank of Korea menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Langkah ini menyebabkan pelemahan won Korea terhadap dolar AS sebesar 0,7% dalam minggu berikutnya.
-
Pengenaan Tarif oleh AS: Pada Maret 2018, pengumuman tarif impor baja dan aluminium oleh AS menyebabkan peningkatan volatilitas di pasar forex, dengan mata uang seperti yen Jepang menguat sekitar 1% terhadap dolar AS dalam beberapa hari karena investor mencari aset safe haven.
3. Prediksi Dampak Kejadian Terkini
-
Dolar AS (USD): Penurunan kepercayaan konsumen dan kekhawatiran terkait tarif impor diperkirakan akan terus menekan dolar AS. Potensi pelemahan lebih lanjut terhadap mata uang utama lainnya, seperti euro dan yen, mungkin terjadi dalam jangka pendek.
-
Won Korea (KRW): Pemotongan suku bunga oleh Bank of Korea kemungkinan akan menyebabkan pelemahan won terhadap dolar AS, mengingat perbedaan suku bunga yang melebar antara kedua negara.
-
Pasar Komoditas: Kekhawatiran terkait pertumbuhan ekonomi global dan kebijakan tarif dapat menekan harga komoditas seperti minyak dan logam industri, sementara aset safe haven seperti emas mungkin mendapatkan permintaan lebih tinggi.
4. Jadwal Kejadian Berdampak Tinggi dalam 24 Jam ke Depan
Nama Kejadian | Waktu Rilis (WIB) | Data Historis | Data Ekspektasi | Prediksi dan Probabilitas |
---|---|---|---|---|
Laporan Persediaan Minyak Mentah EIA | 26 Februari 2025, 22:30 WIB | Penurunan 640.000 barel minggu lalu | Peningkatan 2,6 juta barel | Prediksi: Bearish untuk harga minyak; Probabilitas: 70% |
Pidato Kepala Ekonom Bank of England, Huw Pill | 26 Februari 2025, 21:00 WIB | - | - | Prediksi: Volatilitas pada GBP/USD; Probabilitas: 60% |
Laporan Pendapatan Nvidia | 26 Februari 2025, setelah penutupan pasar AS | Penjualan Q4 sebesar $38,5 miliar | Panduan Q1 sekitar $42,5 miliar | Prediksi: Volatilitas pada saham teknologi dan sentimen risiko pasar; Probabilitas: 65% |
Catatan: Prediksi di atas didasarkan pada analisis tren historis dan kondisi pasar saat ini. Probabilitas mencerminkan keyakinan terhadap prediksi yang diberikan.

Gambaran Singkat Kondisi XAU/USD Terkini:
Harga emas (XAU/USD) berada pada level berikut:
- Daily Timeframe: 2914.875
- 4-Hour Timeframe: 2914.875
- 1-Hour Timeframe: 2914.875
Secara keseluruhan, emas menunjukkan tekanan bearish dalam beberapa sesi terakhir dengan volatilitas yang moderat.
Tren Saat Ini:
- Daily Timeframe: Bearish
- 4-Hour Timeframe: Bearish
- 1-Hour Timeframe: Bearish
Level-Level Kunci:
Daily Timeframe:
- Support:
- S1: 2912.00
- S2: 2900.00
- S3: 2880.00
- Resistance:
- R1: 2940.00
- R2: 2956.00
- R3: 2970.00
4-Hour Timeframe:
- Support:
- S1: 2912.00
- S2: 2905.00
- S3: 2890.00
- Resistance:
- R1: 2925.00
- R2: 2935.00
- R3: 2944.00
1-Hour Timeframe:
- Support:
- S1: 2912.00
- S2: 2910.00
- S3: 2905.00
- Resistance:
- R1: 2925.00
- R2: 2930.00
- R3: 2935.00
Moving Averages:
- Daily Timeframe:
- MA5: Bearish
- MA10: Bearish
- MA20: Bearish
- MA30: Bearish
- MA60: Bearish
- MA120: Bullish
- 4-Hour Timeframe:
- Semua MA menunjukkan Bearish
- 1-Hour Timeframe:
- Semua MA menunjukkan Bearish
Relative Strength Index (RSI):
- Daily Timeframe: 49.37 (Netral - Mendekati Oversold)
- 4-Hour Timeframe: 40.08 (Mendekati Oversold)
- 1-Hour Timeframe: 36.59 (Oversold)
MACD (12,26,9):
- Daily Timeframe: Momentum Bearish (MACD < Signal Line)
- 4-Hour Timeframe: Momentum Bearish Kuat
- 1-Hour Timeframe: Momentum Bearish Kuat
Bollinger Bands (20):
- Daily Timeframe: Harga mendekati Lower Band (Tekanan Bearish)
- 4-Hour Timeframe: Harga di dekat Lower Band (Bearish)
- 1-Hour Timeframe: Harga di bawah Middle Band (Bearish)
Stochastic RSI (14):
- Daily Timeframe: Netral cenderung Bearish
- 4-Hour Timeframe: Bearish
- 1-Hour Timeframe: Oversold (potensi rebound teknikal)
Average True Range (ATR) (14):
- Daily Timeframe: Moderat (Volatilitas sedang)
- 4-Hour Timeframe: Moderat
- 1-Hour Timeframe: Moderat
Commodity Channel Index (CCI) (14):
- Daily Timeframe: Netral
- 4-Hour Timeframe: Oversold
- 1-Hour Timeframe: Oversold
Analisis Fundamental:
- Inflasi AS (CPI): Stabil, tidak ada data terbaru yang signifikan.
- Suku Bunga Fed: Ekspektasi tetap tinggi, memberi tekanan pada emas.
- Geopolitical Events: Tidak ada eskalasi signifikan yang mendukung safe-haven.
- Sentimen Pasar: Bearish untuk emas karena penguatan dolar AS.
Rekomendasi Trading:
- Arah Pasar: Sell
- Entry Point: 2914.00
- Stop Loss: 2930.00
- Take Profit: 2900.00
- Win Rate Probability: 70% (Berdasarkan indikator teknikal yang kuat dan sentimen fundamental bearish)
Penjelasan Singkat:
- Tren keseluruhan adalah Bearish di semua timeframe.
- RSI menunjukkan kondisi mendekati Oversold, namun belum ada tanda pembalikan yang kuat.
- MACD menunjukkan momentum bearish yang kuat di semua timeframe.
- Bollinger Bands menunjukkan harga mendekati atau di bawah Lower Band, menunjukkan tekanan bearish yang berkelanjutan.
- Fundamental mendukung tekanan pada emas karena ekspektasi suku bunga AS yang tetap tinggi.
Strategi terbaik saat ini adalah mengikuti tren bearish dengan entry point yang hati-hati di dekat resistance terdekat.