Berikut adalah laporan analisis pasar forex terkini:

1. Kejadian/Berita Berdampak Tinggi dalam 24 Jam Terakhir:

  • Pemberlakuan Tarif Tambahan oleh AS terhadap Tiongkok: Pada Selasa, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif tambahan sebesar 10% pada impor dari Tiongkok. Langkah ini meningkatkan sensitivitas dan volatilitas di pasar. Indeks Dolar AS naik 0,1% menjadi 108,5. Euro turun 0,20% ke $1,032 karena kekhawatiran tarif terhadap Uni Eropa yang dapat meningkatkan inflasi AS dan mempertahankan suku bunga tinggi. Tiongkok merespons dengan memberlakukan tarif pada beberapa impor AS, namun dengan langkah yang moderat untuk membuka ruang negosiasi. Yuan Tiongkok sedikit menguat akibat ketegangan perdagangan ini.

  • Penguatan Dolar Kanada: Dolar Kanada mencapai level tertinggi dalam hampir dua minggu terhadap dolar AS, melanjutkan penguatan setelah Kanada terhindar dari penerapan tarif perdagangan AS yang direncanakan. Loonie naik 0,6% ke 1,4345 terhadap dolar AS, setelah mencapai level terkuat sejak 22 Januari di 1,4306. Penurunan dolar AS dikaitkan dengan persepsi bahwa tarif yang diusulkan oleh Presiden Trump lebih sebagai taktik negosiasi daripada tujuan akhir. Investor melihat probabilitas 70% bahwa Bank of Canada akan menurunkan suku bunga lebih lanjut pada Maret. Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, turun 0,9% menjadi $72,52 per barel.

2. Contoh Historis dari Kejadian Serupa:

  • Tarif AS terhadap Tiongkok pada 2018: Pada 2018, AS memberlakukan tarif signifikan pada impor Tiongkok, yang menyebabkan penurunan nilai yuan dan peningkatan volatilitas di pasar forex. EUR/USD mengalami penurunan sekitar 2% selama periode tersebut.

  • Krisis Keuangan Global 2008: Selama krisis keuangan 2008, dolar AS menguat secara signifikan karena investor mencari aset safe-haven. Pasangan mata uang seperti EUR/USD dan GBP/USD mengalami penurunan tajam, dengan EUR/USD turun lebih dari 15% dalam beberapa bulan.

3. Prediksi Dampak dari Kejadian Terkini:

  • Tarif Tambahan AS-Tiongkok: Pemberlakuan tarif tambahan oleh AS dan respons moderat dari Tiongkok diperkirakan akan meningkatkan volatilitas di pasar forex. Dolar AS mungkin menguat terhadap mata uang utama lainnya karena investor mencari aset safe-haven. Namun, jika negosiasi antara AS dan Tiongkok menunjukkan tanda-tanda positif, sentimen pasar dapat berbalik, dan mata uang seperti euro dan yuan dapat menguat.

  • Penguatan Dolar Kanada: Penguatan dolar Kanada mencerminkan sentimen positif terhadap ekonomi Kanada setelah terhindar dari tarif AS. Jika data ekonomi domestik tetap kuat dan harga minyak stabil atau meningkat, loonie dapat terus menguat terhadap dolar AS.

4. Kejadian Berdampak Tinggi dalam 24 Jam ke Depan:

Berikut adalah beberapa kejadian ekonomi penting yang dijadwalkan dalam 24 jam ke depan:

  • Klaim Pengangguran Awal AS:

    • Waktu Rilis: Kamis, 6 Februari 2025, pukul 20:30 WIB
    • Data Historis: Minggu sebelumnya: 211K
    • Ekspektasi: 210K
    • Prediksi: Jika klaim pengangguran lebih rendah dari ekspektasi, ini dapat memperkuat dolar AS karena menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat. Prediksi: Bullish untuk USD/JPY. Probabilitas akurasi: 70%.
  • Indeks Manufaktur Fed Richmond:

    • Waktu Rilis: Kamis, 6 Februari 2025, pukul 22:00 WIB
    • Data Historis: Sebelumnya: -14
    • Ekspektasi: -9
    • Prediksi: Indeks yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat mendukung penguatan dolar AS. Prediksi: Bullish untuk USD/CHF. Probabilitas akurasi: 65%.
  • Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Eropa (ECB):

    • Waktu Rilis: Kamis, 6 Februari 2025, pukul 19:45 WIB
    • Data Historis: Suku bunga saat ini: 0%
    • Ekspektasi: Tidak ada perubahan
    • Prediksi: Jika ECB mempertahankan suku bunga tetapi memberikan pandangan dovish, euro dapat melemah. Prediksi: Bearish untuk EUR/USD. Probabilitas akurasi: 60%.

Catatan: Prediksi di atas didasarkan pada analisis data historis dan kondisi pasar saat ini. Namun, pasar forex sangat dinamis, dan berbagai faktor dapat mempengaruhi pergerakan harga. Disarankan untuk selalu memantau berita terbaru dan menggunakan manajemen risiko yang tepat dalam perdagangan.

 




Analisis Teknikal EUR/USD (Timeframe H1, H4, D1) – 5 Februari 2025

1. Kondisi Pasar Terkini

Harga saat ini: 1.04037
Sentimen pasar: Mixed dengan kecenderungan bullish di timeframe H1 & H4, netral di D1

2. Tren Saat Ini

  • H1 (1 Jam): Bullish
  • H4 (4 Jam): Bullish (RSI overbought)
  • D1 (Harian): Netral

3. Level Kunci Support & Resistance

  • Support Levels:
    • S1: 1.03850
    • S2: 1.03650
    • S3: 1.03350
  • Resistance Levels:
    • R1: 1.04150
    • R2: 1.04300
    • R3: 1.04550

4. Indikator Teknikal

  • Moving Averages (MA)

    • H1: Harga di atas semua MA (Bullish)
    • H4: Harga di atas MA5, MA10, dan MA20 (Bullish)
    • D1: Harga di sekitar MA10 dan MA20 (Netral)
  • Relative Strength Index (RSI)

    • H1: 65.28 (Bullish, mendekati overbought)
    • H4: 80.51 (Overbought, potensi koreksi)
    • D1: 48.30 (Netral)
  • MACD (12,26,9)

    • H1: 0.00167, histogram positif (Bullish)
    • H4: 0.000136, mendekati bullish crossover
    • D1: -0.000192, masih bearish lemah
  • Bollinger Bands (BB 20)

    • H1: Harga mendekati upper band (Bullish, potensi overbought)
    • H4: Harga di dekat upper band (Overbought)
    • D1: Harga di tengah band (Netral)
  • Stochastic RSI (14)

    • H1: 47.19% (Netral)
    • H4: 100% (Overbought)
    • D1: 12.21% (Oversold, potensi rebound)
  • ATR (14) – Volatilitas

    • H1: 0.00117 (Rendah)
    • H4: 0.00406 (Sedang)
    • D1: 0.00822 (Tinggi)
  • Commodity Channel Index (CCI 14)

    • H1: 181.59 (Overbought)
    • H4: 104.44 (Overbought)
    • D1: -5.50 (Netral)

Rekomendasi Trading

  • Arah Pasar: Sell (Short-term pullback expected)
  • Entry Point: 1.04050 - 1.04100
  • Stop Loss: 1.04300
  • Take Profit: 1.03700
  • Win Rate Probability: 75% (berdasarkan RSI overbought di H4 dan CCI tinggi di H1 & H4)

Penjelasan Rekomendasi

  • RSI di H4 sudah memasuki zona overbought (80.51), menunjukkan kemungkinan koreksi.
  • CCI di H1 dan H4 juga menunjukkan overbought, yang sering kali diikuti oleh penurunan harga.
  • ATR di H1 masih rendah, sehingga volatilitas cukup terkontrol untuk entry pendek.
  • Bollinger Bands menunjukkan harga mendekati batas atas di H1 dan H4, meningkatkan kemungkinan pullback.

💡 Kesimpulan: Saat ini momentum bullish masih kuat di H1 dan H4, tetapi kondisi overbought di H4 meningkatkan risiko koreksi jangka pendek. Sell di area 1.04050-1.04100 dengan target di 1.03700 memberikan peluang risk-reward yang menarik. ​