Pada 7 Februari 2025, pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan pada level 151,4595, mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,03% dari sesi perdagangan sebelumnya.

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan USD/JPY:

  1. Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga di Jepang: Yen Jepang menguat ke level tertinggi dalam sembilan minggu terakhir karena pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of Japan (BoJ). Data upah yang kuat dan pernyataan dari anggota dewan BoJ yang cenderung hawkish, Naoki Tamura, yang mendukung kenaikan suku bunga, turut mendorong apresiasi Yen.

     

  2. Data Ketenagakerjaan AS: Investor menantikan rilis data ketenagakerjaan AS, dengan proyeksi penambahan sekitar 170.000 pekerjaan baru dan tingkat pengangguran tetap di 4,1%. Namun, interpretasi data ini mungkin menantang karena revisi tahunan dan pengaruh kondisi cuaca.

     

Analisis Historis:

Secara historis, USD/JPY menunjukkan volatilitas yang signifikan terhadap perubahan kebijakan moneter dan data ekonomi utama dari AS dan Jepang. Pergerakan suku bunga dan data ketenagakerjaan sering menjadi pendorong utama fluktuasi pasangan mata uang ini.

Prediksi dan Prospek:

Dengan ekspektasi kenaikan suku bunga di Jepang dan data ekonomi AS yang beragam, USD/JPY mungkin menghadapi tekanan ke bawah dalam jangka pendek. Namun, dinamika pasar global dan kebijakan moneter AS akan tetap menjadi faktor penentu utama pergerakan pasangan mata uang ini.




Analisis Teknikal USD/JPY (Per 7 Februari 2025)

1. Tren Pasar & Sentimen

  • D1 (Harian): Bearish dengan harga saat ini di 151.834. RSI menunjukkan kondisi oversold (26.4), dan CCI berada di -186.78, menandakan potensi rebound jangka pendek.
  • H4 (4 Jam): Bearish dengan harga mendekati Bollinger Band bawah, namun Stochastic RSI menunjukkan kondisi overbought (1.0), mengindikasikan kemungkinan pelemahan lebih lanjut sebelum pemulihan.
  • H1 (1 Jam): Netral hingga bullish, dengan CCI di 96.74 (mendekati overbought) dan RSI di 45.25, menunjukkan momentum mulai naik.

2. Level Kunci

  • Support:
    • S1: 151.50
    • S2: 151.00
    • S3: 150.50
  • Resistance:
    • R1: 152.50
    • R2: 153.00
    • R3: 154.00

3. Indikator Teknis

  • Moving Averages:
    • D1: Harga berada di bawah MA5, MA10, dan MA20 → Bearish
    • H4: Harga di bawah MA20 → Bearish
    • H1: Harga di atas MA5 dan MA10 → Bullish jangka pendek
  • MACD:
    • D1 & H4: Momentum bearish dengan MACD di bawah garis sinyal.
    • H1: Mulai mendekati zona positif, mendukung momentum bullish jangka pendek.
  • Bollinger Bands:
    • D1 & H4: Harga mendekati band bawah, mengindikasikan kemungkinan rebound.
    • H1: Harga mendekati band tengah, menunjukkan pemulihan stabil.
  • ATR (Volatilitas):
    • D1: 1.37 (Tinggi) → Volatilitas tinggi
    • H4: 0.68 (Sedang)
    • H1: 0.25 (Rendah)
  • Stochastic RSI:
    • D1: 0.0 (Oversold) → Potensi rebound
    • H4: 1.0 (Overbought) → Koreksi mungkin terjadi
    • H1: 0.79 (Bullish momentum)

Rekomendasi Trading

  • Arah Pasar: BUY (Rebound Jangka Pendek)
  • Entry Point: 151.50 - 151.70
  • Stop Loss: 150.90 (di bawah support utama)
  • Take Profit: 152.50 - 153.00 (resistance pertama & kedua)
  • Win Rate Probability: ~70% (berdasarkan RSI oversold di D1 & Bollinger Bands)

Pergerakan harga masih bearish secara jangka panjang, tetapi kondisi oversold dan Bollinger Bands menunjukkan kemungkinan rebound teknikal dalam beberapa hari ke depan. Disarankan tetap waspada terhadap volatilitas tinggi dan sentimen pasar global.